Al Qur’an & Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan al-Qur’an, karena pada bulan ini al-Qur’an diturunkan Allah berfirman, ”Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelaan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara haq dan yang bathil).”(QS. Al-Baqarah:185)

Rasulullah bersabda, ”Shuhuf Ibrahim diturunkan pada malam pertama ramadhan, Taurat diturunkan pada tanggal 6 ramadhan, Injil diturunkan pada tanggal 13 Ramadhan, Zabur diturunkan pada tanggal 18 Ramadhan, dan al-Qur’an diturunkan pada tanggal 24 Ramadhan.”( HR. Ahmad dan Thabrani serta dihasankan al-Albani).

Al-Qur’an adalah Kalammullah yang mengandung mukjizat, diturunkan kepada penutup para nabi dan rasul ( muhammad), dengan perantara malaikat Jibril, tertulis dalam mushaf, ditransfer kepada kita secara mutawattir, bacaannya mengandung ibadah, dimulai dari surat Al-Fatihah dan diakhiri surat an-Nas. (At-Tibyan fi’ulumil Qur’an: 8). Definisi inilah yang telah disepakati kebenarannya oleh para ulama’, sebagaimana yang dikatakan oleh Syekh Muhammad ’Ali ash-Shabuni dalam kitabnya.

Al-Qur’an turun melalui dua tahap. Tahap pertama, turun secara keseluruhan (ssekaligus) dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ’Izzah ke Rasulullah melalui malaikat Jibril atas perintah Allah secara bertahap. Ibnu Abbas telah menjelaskan dua tahapan turunya al-Qur’an tsb, ia berkata,”al-Qur’an secara sekaligus (keseluruhan) dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ’Izzah di langit dunia. Kemudian diturunkan ke Rasulullah secara bertahap sesuai dengan kejadian yang ada yang ada dalam kurun waktu 23 tahun.” (Tafsir Ibnu Katsir:4/534).
Allah berfirman ”sesungguhnya Kami telah menurunkannya al-Qur’an) pada Lailatul Qadr (malam kemuliaan).” (QS. Al-Qadr:1). ”Sesungguhnya Kami menurunkannya (al-Qur’an pada malam yang diberkahi.” (QS. ad-Dukhan: 3)
Imam Ibnu Hajar al-’Asqalani (penulis kitab Fathul Bari) menggabungkan beberapa dalil seputar turunnya al-Qur’an, baik dari ayat maupun hadist.
Lalu dia menyimpulkan bahwa, ”Turunnya al-Qur’an secara keseluruhan ke langit dunia pada bulan Ramadhan, yaitu pada malam Lailatul Qadr. Kemungkinan besar malam Lilatul Qadr pada waktu itu terjadi pada malam ke 23. kemudian pada hari ke 24 pada bulan Ramadhan, Malaikat Jibril mulai menurunkannya ke bumi (ke Rasulullah), yang diawali dengan surat al-’Alaq, ayat 1-5.(Kitab Fathul Bari).
Jadi al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadhan.

Sumber majalah Ghaib edisi 52

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s