Salam Keteguhan

semoga Allah selalu memberikan keteguhan dan melimpahkan rahmatnya untuk beliau..

Blog Rahmatya Nurmeidina

Ding, kenapa belum tulak?” tanyaku pada adikku yang masih berdiri di teras rumah. Padahal dia sudah lama rapi dengan seragam SD nya.

“Tika kada wani, keluar pagar, Tika handak diantarkan Ka Tina aja ke sekolah nya.” kata adikku itu sambil pandangannya mengarah ke sosok perempuan seusia ibu kami, yang berdiri di depan pagar rumah, tangan dan badannya bergoyang-goyang, mulutnya komat-kamit berkata-kata, entah apa yang dikatakannya.

Aku teringat, dulu ketika Aluh mengamuk dan melemparkan kayu ke arah Tika, syukurlah meleset, dan Tika sampai sekarang masih trauma bila berpapasan dengan Aluh sendirian.

Ayuja, hadangi kaka” aku segera bersiap-siap dan mengantarkan adikku ke sekolah.

Setelah mengantarkan Tika, Aluh masih di depan pagar, aku memandang ke arahnya dan tersenyum ingin menyapanya, tapi ia tetap sibuk dengan dunianya sendiri. Aku masuk ke halaman dan ingin menyapu. Ketika masih menyapu, dari kejauhan aku lihat Nini Aminah berjalan tergesa-tergesa, ia menghampiri Aluh…

View original post 982 more words

Advertisements
By Tya Nurdina Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s