Selaksa rasa

Ini tentang selaksa rasa

Yang berbahasa dalam jiwa

Yang menggetarkan sukma

Yang menerjemah makna

Makna dari selaksa rasa yang luar biasa

selaksa rasa itu menghujam menyiksa

karena tiba bukan pada saatnya

Ya.. Selaksa rasa yang belum saatnya,

Kan ku biarkan rinai gerimis menyapunya,

Deras hujan menguyurnya,

Angin kencang menerbangkannya,

Sehingga kau terhapus dan menghilang dalam laju masa,

jika telah saatnya, pelangi akan tiba.

pelangi hati dalam secercah cahaya mentari,

pelangi itu adalah kau,

kau sang pembawa selaksa rasa yang tertulis dalam catatan Illahi.

R_A’”

(Banjarmasin, 17 januari 2015)

note: tadinya puisi ini akan diikutkan even dengan tema cinta dan hujan, tapi saya malah lupa siapa yg buat event  & deadlinenya udah keburu lewat 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s