Wacana bermutu Muslimah

[10/4 7:15 AM] ‪+62 812-1450-0055‬: 🍄 WBM 🍄
〰〰〰〰
Wacana Bermutu bagi Muslimah 

WBM/17/AHQ-IHQ🌴/DK-ODOJ

💍Mahalnya sebuah Hidayah💎
 
🐚Saudaraku, bilamana Anda mendapati atau melihat pasangan hidup Anda atau anak-anak Anda, atau saudara-saudara Anda, atau bahkan orang tua Anda tengah berada di sebuah jalan yang gelap, Anda mengetahui bahwa mereka membutuhkan penerang agar mereka dapat melihat dengan jelas jalan atau sesuatu yang ada di sekelilingnya sehingga mereka tidak mengalami kesulitan atau bahkan sesat di jalan
sehingga  tidak sampai pada tempat tujuan yang dimaksudkan, maka adalah kebaikan bagi Anda manakala Anda mengusahakan untuk memberikan penerang kepada mereka.

🍁Karena, dengan hal itu anda tengah berupaya untuk menyelamatkan mereka dari bahaya yang boleh jadi akan menimpa mereka.
 
🐚Saudaraku, begitu pulalah yang hendaknya Anda lakukan manakala Anda mendapati atau melihat mereka  berada di jalan kesesatan, jalan yang gelap karena tidak mendapatkan pancaran cahaya petunjuk Allah dan RasulNya shallallahu ‘alaihi wasallam, berlumur noda kemaksiatan baik dalam skala kecil maupun besar, apalagi bila mana mereka tengah terkungkung dalam lobang kekafiran dan kesyirikan. 

🍒Sungguh, Rasulullah adalah sebaik-baik teladan, perhatikanlah …
Sepenggal kisah yang diceritakan sahabat mulia Abu Hurairah ra, kepada Yazid bin Abdurrahman ra, sebagaimana yang diriwayatkan Imam Muslim di dalam kitab shahihnya,  bahwa : 
” Yazid bin Abdurrahman berkata, Abu Hurairah pernah bercerita kepadaku,
 
🐚’Dahulu aku mendakwahi ibuku yang masih dalam kesyirikan untuk masuk Islam. Suatu hari, aku ajak beliau (untuk masuk Islam), (Namun justru) ibu melontarkan kepadaku perkataan terntang Rasulullah yang tidak aku sukai.

🍒 Kemudian aku mendatangi Rasulullah dalam keadaan menangis. 

🐚Aku berkata, “Wahai Rasulullah, aku sudah mengajak ibu untuk memeluk Islam, akan tetapi beliau masih menolak ajakanku. Hari ini, aku mengajaknya untuk masuk Islam, tapi justru beliau melontarkan perkataan tentang engkau hal yang aku benci.

🍁 Mohon doakanlah agar Allah memberi hidayah kepada ibu Abu Hurairah. Kemudian, Rasulullah memanjatkan doa, اللَّهُمَّ اهْدِ أُمَّ أَبِى هُرَيْرَةَ  Ya Allah, berilah hidayah bagi Ibu Abu Hurairah.
(Usai mendengar doa ini) aku (Abu Hurairah) bergegas pulang dengan perasaan gembira dengan doa Nabi Allah.

🍓Ketika sampai rumah dan mendekati pintu, ternyata aku dapati pintu dalam keadaan tertutup. Ketika mendengar suara langkahku, Ibu berkata, “Berhenti (di depan pintu dulu), wahai Abu Hurairah”
Aku mendengar suara air. Ibu sedang mandi, kemudian mengenakan pakaiannya dan segera mengenakan kerudungnya. 

🍋Tak lama kemudian beliau membukakan pintu seraya berkata, “ wahai Abu Hurairah, asyhadu an Laa Ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluhu(aku bersaksi tidak ada ilah yang berhak diibadahi kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya.

🐚Aku langsung menuju Rasulullah, aku datangi beliau dalam keadaan menangis karena gembira (atas keislaman ibu). Aku berkata, “ wahai Rasulullah, Allah telah mengabulkan doamu dan memberikan hidayah kepada ibu Abu Hurairah “. Lantas beliau memuji dan menyanjung Allah dan berkomentar baik…(HR. Muslim, no. 2491)
 
______________________
Disebarluaskan oleh :

💍💎💍💎💍💎💍💎  

WhatsApp@DakwahAlSofwa

Reposted by IHQ🌴
📚Menyampaikan dgn hati📚
[11/4 7:20 AM] ‪+62 857-5958-4687‬: 🍄 WBM 🍄
〰〰〰〰
🌻Wacana Bermutu bagi Muslimah 🌻

WBM/18/AHQ-IHQ🌴/DK-ODOJ

Stop menggunakan kalimat
⛔ “Semua Akan Indah Pada Waktunya”⛔

By :syekh Ali Jaber

🐚🐌🐚🐌🐚🐌🐚🐌

🌴”Semua Akan Indah Pada Waktunya”

Sebuah kalimat yang sering sekali kita dengar, kalimat yang kesannya romantis dan penuh harapan, atau juga kalimat untuk menghibur diri yang tidak mendapatkan apa yang diinginkan tepat pada waktunya. Tapi nampaknya seorang muslim harus berhenti menggunakan kalimat tersebut.

🍂MENGAPA…??
Karena kalimat tersebut merupakan kutipan ayat bibel, tepatnya Pengkhotbah 3 ayat 11. ”Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan ia memberikan kekekalan dalam hati mereka.

🍀“Bahkan kalimat “indah pada waktunya” menjadi syi’ar agama nashrani yang dinyanyikan dalam berbagai versi lagu rohani.

Ingat sabda Nabi ”Sungguh kalian akan mengikuti sunnah – sunnah yang ada pada umat sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta. Hingga seandainya mereka masuk ke lubang biawak, niscaya kalian akan mengikutinya pula”.

🌼Ketika para Sahabatnya bertanya, ‘wahai Rasululloh, apakah mereka Yahudi dan Nashrani?’
Beliau menjawab,
’jika bukan mereka, siapa lagi?’
(Muttafa qun’alaih)

🌻Maka dari itu, berhentilah memakai kalimat tersebut. Jika kita belum mendapatkan sesuatu yang kita inginkan maka lebih baik katakan
“Alhamdulillah ‘Ala Kulli Haal”
– segala puji bagi Allah atas segala sesuatu. Wallahu’alam.

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁

Cara Masuk Surga Sekeluarga…

☁⛅☀☁⛅☀☁⛅

Oleh Ustadz Bachtiar Nasir

🍲1. Coba suatu hari ingatkan seluruh anggota keluarga begini;
“Kita kerjasama agar masuk surga sekeluarga yuk?”

🍡2. Bagaimana caranya?
Lihat surat Ath Thur 25-26. 

“Para penghuni Surga membocorkan rahasianya bagaimana cara masuk Surga sekeluarga. Mau tau?”

🍳3. Ceritanya penghuni Surga saling bercengkrama berhadap-hadapan, masing-masing bertanya jawab bagaimana keluarga kalian dulu, koq bisa masuk Surga?

🍫4. Jawabnya seragam;
“Kami bisa masuk Surga karena dulu di Dunia, dikeluarga kami saling mengingatkan satu sama lain tentang siksa pedih Neraka”.

🍛5. Karenanya Visi rumah tangga orang beriman adalah:
“Peliharalah dirimu dan keluargamu dari siksa Neraka”
(At Tahrim; 6).
Ya Rabb, bagus!.

🍔6. Rumahku Surgaku, akan terjadi jika masing-masing anggota keluarga memelihara dirinya dan mengingatkan anggota keluarga lainnya dari siksa Neraka.

🍕7. Siapa yang tak sedih jika ada salah seorg anggota keluarganya (ayah, ibu, kakak atau adik) terjerumus ke lingkungan siksa “Neraka”?.

🍮8. Setiap anggota keluarga pasti sangat sedih jika Bahtera Keluarga pecah dan karam akibat terpaan gelombang kehidupan dunia yang mematikan.

🍦9. Agar masuk Surga sekeluarga, ingatkan anggota keluarga kita yang sedang khilaf berbuat dosa atau lalaikan perintah Allah, jangan dibiarkan.

🍰10. Jangan kecewa kalau peringatan kita diabaikan, atau malah dilecehkan, karena dakwah di tengah keluarga kadang lebih berat, jangan lupa doakan.

🍟11. Nabi Nuh as tak pernah bosan mengingatkan anaknya yg tersesat, Nuh as terus mendoakannya sampai akhirnya Allah tenggelamkan Kan’an.

🍜12. Nabi Luth as tak pernah berhenti memperingatkan isterinya yang membangkang, sampai akhirnya Allah binasakan isterinya bersama kaum Sodom.

🍸13. Asiah binti Muzahim, tertatih -tatih peringatkan suaminya Fir’aun, konsisten mendidik Masyithah & Musa as, akhirnya Asiah yang dibunuh Fir’aun.

🍞14. Habil tak pernah takut mengingatkan dan menasehati kakaknya Qabil, rasa iri dan dengki berkecamuk sampai akhirnya Habil dibunuh Qabil.

🍨15. Agar bisa masuk Surga sekeluarga perlu perjuangan dan pengorbanan yang besar, selain itu kesabaran dan konsistensi juga harus dilakukan.

🍧16. Ingatkan suami agar bekerja ditempat yang halal, jangan bawa pulang penghasilan yg haram, krn akan jadi bahan bakar neraka Rumah Tangga.

🍹17. Ingatkan isteri agar memperhatikan Pola Konsumsi Halal untuk keluarga, anak-anak akan susah diajak taat dan ibadah jika mengkonsumsi yang haram.

🍷18. Ingatkan anak-anak bahwa bahan bakar Neraka adalah Batu dan Manusia, jangan sampai salah seorang dari kita jadi bahan bakarnya Neraka.

🍧19. Ceritakan bahwa penjaga Neraka adalah Para Malaikat Perkasa yang kuat dan kasar, mereka tak pernah khianati Allah & pasti laksanakan perintahNYA.

☕Semoga bermanfaat buat kita dan keluarga kita masing-masing.

🚋Selamat akhir pekan yang indah bersama keluarga kita sampai akhirat yang khusnul khotimah

Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin

Reposted by IHQ🌴
📚Menyampaikan dgn hati📚

Advertisements
By Tya Nurdina Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s