Tafsir surah al Baqarah 26-27

Edisi, Sebelas
Jum’at, 20 Maret 2015

Tafsir Surah alBaqarah : 27

بسم الله الر حمن الر حيم
الَّذِينَ يَنْقُضُونَ عَهْدَ اللَّهِ مِنْ بَعْدِ مِيثَاقِهِ وَيَقْطَعُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَنْ يُوصَلَ وَيُفْسِدُونَ فِي
الْأَرْضِ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ (27)

“(Yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah perjanjian itu diteguhkan, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada mereka) untuk disambungkan dan membuat kerusakan di muka bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi” {27}

❗Sebelum masuk pada tafsiran ayat diatas, ada baiknya membaca kembali tafsiran ayat 26, karena ada keterkaitan antara ayat 26 dan 27.

📃Tafsir ayat :

Syu’bah meriwayatkan, dari Amru bin Murrah, dari Mus’ab bin Sa’d berkata, “Aku bertanya kepada ayahku mengenai firman Allah Swt – الَّذِينَ يَنْقُضُونَ عَهْدَ اللَّهِ مِنْ بَعْدِ مِيثَاقِه – hingga akhir ayat. Beliau Menjawab , “Mereka adalah Haruriyah (Khawarij)”.

Walaupun sanad dari Sa’d bin Abi Waqas shahih, tapi ini merupakan tafsiran terhadap makna ayat. Maka bukan maksud ayat menjadikan khawarij bagian dari nash Al Qur’an. Mereka (Khawarij) adalah orang-orang yang memberontak kepada Ali Ra saat peristiwa di Nahrawan.
Dan mereka belum ada saat ayat ini turun , tetapi mereka memiliki kesamaan sifat dengan yang dijelaskan Al Qur’an.
Mereka di sebut Khawarij karena keluar dari keta’atan kepada pemimpin dan syari’at islam.

📃”Fasik”secara bahasa bermakna keluar dari ketaatan. Kata “Fasik” sendiri mencakup seorang kafir dan pendosa, namun kefasikan orang kafir ternyata lebih berbahaya. Adapun maksud dari ayat ini adalah orang fasik yang kafir. Wallaahu’alaam.

📃Sifat orang kafir yang digambarkan ayat diatas, berbeda dengan sifat orang mukmin, sebagaimana dalam firman Allah pada surat Ar-rad : 19-25.

🔹Para ahli tafsir berbeda pendapat dalam memaknai عَهْد (perjanjian) yang telah dilanggar oleh orang-orang fasik.

📃Sebagian berpendapat, “Ini adalah wasiat Allah Swt kepada makhluk-Nya agar menaati segala perintahNya dan menjahui segala laranganNya sebagaimana yang ada didalam kitabNya dan sebagaimana yang telah disampaikan melalui lisan Rasul-Nya. Mereka melanggar perjanjian itu dengan tidak mengamalkan hal tersebut”.

📃Sebagian lain berpendapat, “Ini berkenaan dengan orang kafir dan orang munafik dari kalangan Ahli kitab. Perjanjian yang mereka langgar adalah perjanjian yang Allah Swt ambil dari mereka didalam taurat, untuk beramal dengan apa yang dijelaskan didalamnya dan mengikuti Nabi Muhammad SAW jika telah diutus, serta membenarkan dan menyakini apa yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.
Namun mereka merusak perjanjian ini dengan menentang dan menyembunyikan pengetahuan tetang hal ini dari manusia. Padahal mereka telah berjanji untuk menjelaskannya kepada manusia dan tidak menyembunyikannya.
Ini pendapat yang dipilih oleh Ibnu Jarir, hal ini pula yang merupakan pendapat Maqatil bin Hayyan.

📃Sebagian lain berpendapat, “Ayat ini mencakup orang kafir, musyrik, dan munafik.
Penjanjian atas mereka dalam mentauhidkan Allah Swt, dengan adanya bukti-bukti Rububiyah.
Dan perjanjian dalam perintah dan larangan Allah Swt, dengan adanya bukti mukjizat Rasul Saw sebagai bukti kebenaran.

Mereka melanggaran perjanjian itu dikarenakan mereka tidak meyakini bukti-bukti kebenaran yang telah dijelaskan kepada mereka. Kemudian mendustakan Rasul Saw dan kitab-kitab walau mereka mengetahui kebenaran sesungguhnya.

📃Pendapat lain mengatakan bahwa perjanjian yang disebutkan merupakan perjanjian yang diambil atas mereka ketika mereka dikeluarkan dari tulang sulbi Adam. Allah berfirman (lihat al-‘araf :172-173) .
Kemudian maksud merusak perjanjian adalah, mereka tidak menepati janji tersebut.
Semua pendapat diatas dikeluarkan oleh Imam Ibnu Jarir didalam tafsirnya.

🔹Abu ja’far bin Razi meriwayatkan dari Rabi’ bin Anas, dari Abi Aliyah telah berkata terkait ayat ini : “Ada 6 ciri orang munafik apabila mereka memperoleh kemenangan atas orang lain maka mereka akan menampakkan 6 ciri ini : 1) Apabila berkata dusta, 2) apabila berjanji mungkir, 3) apabila dipercaya khianat, 4) mereka melangkar perjanjian Allah setelah diteguhkan, 5) memutuskan apa yang Allah perintahkan agar dihubungkan, 6) membuat kerusakan di bumi. 

🔹Tetapi jika tertimpa kekalahan, maka mereka akan menampakkan 3 ciri ini: 1) Apabila berkata dusta, 2) apabila berjanji mungkir, 3) apabila dipercaya khianat.

📃As-saddi dalam tafsirnya  berkata terkait ayat ini, “perjanjian yang ditujukan kepada mereka tersebut ada didalam al-qur’an dan mereka mengakuinya. Lalu kemudian mereka menjadi kafir dan merusak perjanjian tersebut.”

Pada kalimat selanjutnya Allah berfirman :
( وَيَقْطَعُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَنْ يُوصَل )
“memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada mereka) untuk menghubungkannya ”
Maksudnya, menjalin silaturahim dengan sanak kerabat.
Sebagaimana yang ditafsirkan Qotadah dan pendapat ini dikuatkan oleh Ibnu Jarir.

📃Namun pendapat lain mengatakan, makna yang dimaksud lebih umum, yaitu setiap apa saja yang diperintahkan Allah untuk dihubungkan dan dikerjakan. Namun mereka malah memutusnya.

📃Muqotil bin Hayyan berkata mengenai akhir dari ayat ini, 
(أُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ)
“Mereka itulah orang-orang yang rugi”
Ini semakna dengan firman Allah,
( ﺃُﻭﻟَﺌِﻚَ ﻟَﻬُﻢُ ﺍﻟﻠَّﻌْﻨَﺔُ ﻭَﻟَﻬُﻢْ ﺳُﻮﺀُ ﺍﻟﺪَّﺍﺭ )
“Orang-orang itulah yang memperoleh kutukan dan bagi
mereka tempat kediaman yang buruk (Jahannam)” {Ar-Ra’d: {25}

📃Diriwayatkan dari Dahaak dari Ibnu Abbas “setiap kata “merugi” yang Allah nisbahkan kepada selain muslim, maka maknanya adalah kekufuran. Sedangkan jika dinisbahkan dengan orang muslim maka maknanya adalah dosa.

📃Ibnu jarir berkata terkait firman Allah (أُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ)
Khaasiruun bentuk jamak dari khasirun yaitu mereka yang mengurangi keberuntungan mereka dari rahmat Allah, karena perbuatan maksiat mereka kepada Allah.
Seumpama seorang pedagang yang rugi dalam perniagaannya. Maka orang munafik dan orang kafir akan memperoleh kerugian dengan diharamkannya rahmat Allah Swt atas mereka di hari kiamat, padahal saat itu mereka benar-benar membutuhkan rahmat Allah Swt.

Walaahu’alaam bishshowwab

📚Tafsir Al Qur’an Al azhim

Diterjemahkan Oleh:
Tim Tafsir Divisi Tsaqafah Islamiyah PSDM ODOJ

RTO/11/20/03/2015/divisiTSIPSDMODOJ
[20/3 07:53] Odoj Achi Asri Nor Laila: RUBRIK TAFSIR ODOJERS
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
Edisi Sepuluh
Jum’at, 13 Maret 2015

🌀Tafsir Surah al Baqarah ayat 26

إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي أَنْ يَضْرِبَ مَثَلًا مَا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا ۚ فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا فَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّهِمْ ۖ وَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا فَيَقُولُونَ مَاذَا أَرَادَ اللَّهُ بِهَٰذَا مَثَلًا ۘ يُضِلُّ بِهِ كَثِيرًا وَيَهْدِي بِهِ كَثِيرًا ۚ وَمَا يُضِلُّ بِهِ إِلَّا الْفَاسِقِينَ (26)

“Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: “Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?”. Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik” {26}

📃Tafsiran ayat 26📃

Berkata Saddi dalam tafsirnya, dari ibnu Mas’ud, dari sejumlah sahabat : ketika Allah menjadikan dua perumpamaan ini bagi orang munafik (lihat pada surat al-baqarah ayat 17-19), berkatalah orang munafik, “Allah-lah yang maha tinggi dan maha besar dengan perumpamaan ini.” Maka Allah menurunkan ayat ini hingga akhir ayat ( هُمُ الْخَاسِرُون) -maksudnya ayat 26 dan 27 al baqarah-

Dari Ma’mar, Dari Qotadah : ketika Allah menyebutkan laba-laba dan lalat sebagai perumpamaan, berkatalah orang-orang musyrik, “Apa hubungannya antara laba-laba dan lalat?” Maka Allah menurunkan ayat ( إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي أَنْ يَضْرِبَ مَثَلًا مَا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا)

Dari Said, dari Qotadah : sesungguhnya Allah tidak segan menyebutkan sesuatu demi kebenaran, baik itu kecil maupun besar. Dan ketika Allah menyebutkan lalat dan laba-laba dalam kitab-Nya, berkatalah orang sesat, “Apa maksud Allah menyebutkan hal ini!?” Maka Allah menurunkan ayat ( إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي أَنْ يَضْرِبَ مَثَلًا مَا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا)

Dari Rabi’ bin Anas : ini perumpamaan yang Allah jadikan untuk menggambarkan dunia. Karena nyamuk akan tetap hidup ketika lapar dan apa bila telah kenyang maka dia akan mati.
Begitu juga halnya bagi orang-orang yang Allah tujukan perumpamaan ini untuk mereka, apabila jiwa mereka telah dipenuhi kesenangan dunia, maka disitu Allah akan mencabut segalanya dan mengazab mereka. Allah berfirman  {“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa”} QS. Al-An’am 44

Ada perbadaan mengenai asbabunnuzul, dan Ibnu Jarir lebih memilih apa yang telah diriwayatkan Saddi karena lebih menyentuh dengan isi surat.

📝Makna ayat📝

Maksud dari (إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي)
{“Sesungguhnya Allah tiada segan”} adalah tidak enggan dan takut membuat perumpamaan apapun itu, baik kecil maupun besar.

Sedangkan makna (فَمَا فَوْقَهَا)
{“atau yang lebih rendah dari itu”} ada dua pendapat disini.

🔹Pertama, sesuatu yang lebih rendah dan lebih tercela (dari nyamuk). Ini pendapat al-Kisai dan Abu Ubaid.
🔹Sedangkan pendapat yang kedua, menunjukkan sesuatu yang lebih besar (dari nyamuk). Qatadah dan Ibnu jarir lebih memilih pendapat ini, atas dasar tidak ada yg lebih hina dan rendah dari nyamuk.

(إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي أَنْ يَضْرِبَ مَثَلًا مَا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا)
{“Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu”}
Mujahid berkata terkait firman Allah diatas, baik perumpamaan itu kecil maupun besar, orang mukmin akan mengimaninya dan menyakini bahwasanya itu adalah kebenaran dari Allah dan Allah akan memberi hidayah dengannya.

(فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا فَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّهِمْ)
{“Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka”}
Menurut Qotadah, mereka adalah orang-orang yang mengetahui bahwasanya perumpamaan itu merupakan Kalamullah.

(وَأَمَّا الَّذِينَ كَفَرُوا فَيَقُولُونَ مَاذَا أَرَادَ اللَّهُ بِهَٰذَا مَثَلًا)
{“tetapi mereka yang kafir mengatakan: “Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?”}
Abu aliyah berkata : Allah berfirman dalam surat muddasir ayat 31.
“….supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan): “Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai suatu perumpamaan?” Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya….”

Dari Ibnu Mas’ud dari banyak sahabat: maksud (يُضِلُّ بِهِ كَثِيرًا)
{“dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah”}
yakni orang munafik, maka Allah menambah kesesatan mereka disamping kesesatan mereka yang telah ada. Sebab kedustaan mereka dengan apa yang mereka ketahui dari perkara yang haq dari Allah.

Sedangkan maksud (وَيَهْدِي بِهِ كَثِيرًا)
{“Dan dengan perumpamaan itu pula banyak orang yang diberi-Nya petunjuk”}
yakni orang mukmin yang dengan perumpamaan itu dapat menambah hidayah dan keimanan mereka disamping keimanan yang telah ada di hati mereka.

Abu aliyah berkata :
Maksud ayat (وَمَا يُضِلُّ بِهِ إِلَّا الْفَاسِقِينَ) {“Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik”} adalah ahli nifaq.
Sedangkan menurut Mujahid dari Ibnu abbas adalah orang kafir yang mengetahui adanya Allah tetapi mereka kufur.
Menurut Qotadah mereka adalah orang fasik, maka Allah menyesetkan mereka karena kefasikan mereka.
Menurut mus’ab bin sad dari sad, yg dimaksud ayat adalah khawarij.

Allah tidak pernah mengganggap remeh susuatu hal untuk dijadikan perumpamaan, walaupun dari sesuatu yg hina dan rendah seperti nyamuk. Sebagaimana Allah tidak enggan menciptakannya maka Allah tidakkan enggan menjadikannya sebuah perumpamaan.

Dalam Al-qur’an terdapat banyak sekali ayat yang berisikan perumpamaan, diantaranya, [Al-hajj:73] [al-ankabut:41] [Ibrahim:24-27] [An-nahl:75-76] [Ar-rum:29] [Az-zumar:29] dan banyak lagi.

Kaum salaf berkata: “jika kami mendengar perumpamaan dalam Al-qur’an dan kami tidak dapat memahaminya maka kami akan menangis, Karena Allah telah berfirman “Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu.” QS. Al-ankabut : 43

Disarikan dari:
📚 Tafsir al-qur’an al-azhim

Posted By:
📚Tim Tafsir divisi TSI-PSDM ODOJ

RTO/10/13/03/2015/divisiTSIPSDMODOJ
[23/3 07:06] Odoj Achi Asri Nor Laila:

By Tya Nurdina Posted in Uncategorized

Oase Dakwah

;OASE DAKWAH
Kamis, 19 Maret 2015

Dan Kita Hanya Manusia
Oleh: Rochma Yulika

Sadarilah kawan ternyata diri kita banyak keterbatasan.
Janganlah merasa hebat dengan segala kelebihan.
Namun bersahajalah dengan mengingat betapa banyaknya kekurangan.

Bersegera tancapkan kesadaran dalam diri kita.
Sungguh… Kita tak punya kuasa tanpa kekuatan dari Nya.
Dan kita lalai, segalanya kan bermuara pada kehendak Nya.

Menakar diri menjadi sebuah keharusan.
Lantaran sadari tabiat insan penuh kealpaan.
Tak berlama-lama meratapi kesalahan.
Segera bangkit tinggalkan jejak kebajikan.

Bersibuk diri dalam kebaikan hingga keburukan bosan mengejar. Bersegera sambut seruan dari Allah yang Maha Besar.

Ibnul Jauzi dalam kitab Shaid Al Khatir menasihati kita, “Berbekallah untuk dirimu dengan sungguh-sungguh, karena kehidupanmu yang telah berlalu tak akan kembali. Takutlah pada serangan yang tak memberi jeda dan mengembalikan sesuatu pada tempatnya lagi. Tanyakan pada dirimu; kelompok mana yang kan mengumpulkanmu di Padang Mahsyar nanti?”

Bertahan di komunitas kebaikan kawan agar bisa menjadi syafa’at di hari kepastian. Semoga mampu menjalani kebersamaan dengan penuh kesabaran. Hingga diri raih kemuliaan.

Wallahu musta’an.

Divisi Tarqiyah Imaniyah PSDM ODOJ
DTI/19/19/03/2015
oaseodoj@gmail.com
[20/3 06:40] Odoj Achi Asri Nor Laila: RUBRIK TAFSIR ODOJERS
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

ODOJ Spirit Message (OSM)

 
Salam Masterpiece …!!!
Kemenangan bukanlah saat kita berhasil mengalahkan lawan dalam suatu pertandingan,
Bukan pula saat kita berhasil menjadi juara dalam suatu perlombaan,
Atau bahkan ketika kita berhasil meraih sesuatu yang kita impikan dalam kehidupan.

Tapi, kemenangan adalah saat kita berhasil bangkit dari suatu kegagalan,
Saat dimana kita bisa tetap konsisten bekerja ketika kemalasan melanda,
Saat kita bisa tetap tegar ketika suatu musibah datang menerpa,
Saat dimana kita bisa bangkit dari keterpurukan dan keadaan yang menyedihkan.

Dan, saat dimana kita merasa terjatuh dan terperosok ke dalam jurang permasalahan yang begitu dalam tetapi kita mampu berjuang mengatasi berbagai cobaan itu.

Kemenangan adalah saat di mana kita bisa menjadikan itu semua sebagai pertanda betapa sayangnya Allah kepada kita.
Saat dimana kita bisa menyadari bahwa justru berbagai permasalahan tersebut yang akan membuat kita tetap kuat dan tegar menjalani kehidupan ini.
Saat dimana kita menyadari betapa banyaknya pelajaran dan hikmah yang bisa kita petik dari berbagai kejadian tersebut.

Dan, kemenangan adalah saat di mana kita bisa melangkah begitu mantap dan yakin bahwa Allah akan selalu menyertai langkah kita untuk sekedar melewati rintangan kecil yang tidak seberapa bila dibandingkankan dengan besarnya kekuasaanNya.

Salam FULL Semangat … !!!

Denni Candra ~ Divisi Training Motivasi ODOJ
CP. 081278447344

PSDM/TM/62/22/03/2015
[23/3 07:29] Odoj Achi Asri Nor Laila: 🏡OASE DAKWAH
Senin, 23 Maret 2015

Ku ingin…
🔸🔹🔸🔹🔸🔹
By : Satria

Ku ingin…
Memadu huruf tuk jadikan kata,
Merangkai kata tuk datangkan asa,
Menyusun kalimat tuk sembuhkan luka,
Menjadikan luka tuk datangkan herba,
Melambungkan asa untuk kembali ceria.

Ku ingin…
Menggapai tanganmu yang terlihat lesu,
Menggandeng langkahmu yang tak seperti dulu,
Menatih derapmu yang tak lagi menderu,
Menghadirkan kembali semangat mu yang menggebu,
Menghias kelammu dengan cahaya ilmu.

Ku ingin…
Kita kembali menunaikan amanah,
Kita bersama dalam dakwah,
Kita tertawa dan bahagia walau sering lelah,
Kita tak terpancing lalu berpecah-belah,
Kita tak gubriskan kicauan para penjarah,
Kita tak terpecah, bersatu dalam dakwah.

Ku ingin…
Menangis tatkala kau pun menangis,
Tak melihatmu terus pesimis,
Menemanimu saat gerimis,
Gerimis yang hampir tak pernah habis,
Gerimis yang terkadang membuat meringis,
Gerimis yang sulit tuk kau tepis.

Ku ingin…

Divisi Tarqiyah Imaniyah PSDM ODOJ
DTI/20/23/03/2015
oaseodoj@gmail.com
[25/3 16:35] Odoj Achi Asri Nor Laila: ISLAMIC NEWS CORNER
Rabu, 25 March 2015

👑”Menjadi Hamba Pilihan Allah dengan Shalat Tahajud”👑

🌜Edisi INC Ke-8 (Edisi Perdana dari Seri Keutamaan Ibadah Sunah)

🌒 Shalat Tahajud hukumnya sunah muakkad, berdasarkan Al-Qur’an,sunah, dan ijmak umat

🌴 Allah berfirman tentang ciri hamba-hamba Ar-Rahman:
“Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Rabb mereka.” (QS. Al-Furqon: 64)

🌴 Allah berfirman tentang ciri orang-orang yang bertakwa:
“Di dunia, mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam. Dan selalu memohonkan ampunan pada waktu pagi sebelum fajar.” (QS. Adz-Dzariyat: 17-18)

🌴 Allah berfirman tentang orang-orang mukmin yang sempurna imannya:
“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan segala rezeki yang kami berikan. Tak seorang pun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang, sebagai balasan bagi mereka atas apa yang mereka kerjakan.” (QS. As-Sajdah: 16-17)

“Mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (shalat).” (QS. Ali-Imran: 113)

“Dan yang memohon ampunan pada waktu sahur.” (QS. Ali-Imran: 17)

🌴 Allah menggambarkan sifat para pemilik keimanan yang sempurna, yakni mereka yang senantiasa qiyamullail. Allah mengangkat derajat mereka atas yang lain. Allah berfirman:
“(Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat pada waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah, ‘Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?’ Sesungguhnya, orang berakallah yang dapat menerima pelajaran.” (QS. Az-Zumar: 9).

“Dan pada sebagian malam hari shalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Rabb-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra: 79)

😍 Keutamaan Shalat Malam (Shalat Tahajud)
〰☆ Amalan rutin yang paling disenangi Rasulullah
〰☆ Salah satu penyebab terbesar seorang masuk surga
〰☆ Salah satu sebab diangkatnya derajat di kamar-kamar surga
〰☆ Orang yang rutin menjaga qiyamullail adalah orang-orang baik yang layak mendapatkan rahmat dan surga-Nya
〰☆ Allah memuji ahli qiyamullail dalam golongan hamba-hamba-Nya yang berbakti, hamba-hamba Ar-Rahman, etc…

Semoga qta dapat tergolong dalam hamba-hamba pilihan Allah dengan mengamalkan shalat tahajud. Aamiin

📚Reposted by :
Divisi Tsaqofah Islamiyah PSDM ODOJ

INC/08/25/03/2015/divisi TSI-PSDM ODOJ
[26/3 19:35] Odoj Achi Asri Nor Laila: 🏡OASE DAKWAH
Kamis, 26 Maret 2015

Aku Takut
By: Rudianto Surbakti

Ya Allah, hidupku penuh ketakutan
Aku takut jika saat bertemu denganMu, aku termasuk golongan orang yang lalai
Aku jauh dari cinta dan kasih sayangMu, aku jauh dari ridhoMu
Kemudian Engkau berpaling dariku disebabkan dosa yang begitu besar

Aku Takut..
Jika malam ini aku terlelap, lalu esok hari aku tak bangun lagi
Ternyata malaikat maut datang menjemputku dalam keadaan jauh dari ridhoMu
Bukankah kematian itu pasti dan tak tahu kapan datangnya? (QS Al-Jumu’ah 8)

Aku Takut..
Jika dalam sholatku, aku lalai dari mengingatMu dan tidak merasakan kehadiranMu
Jika amalanku tersisipkan riya’, beribadah bukan untukMu
Karena celakalah orang yang lalai dari sholat dan berbuat riya’ (QS Al Maa’un : 4- 6)

Aku Takut..
Jika aku lalai mengingatkan anak-anakku untuk taat padaMu
Juga lalai membimbing Istriku untuk selalu menjaga diri dan mencari keridhoanMu
Karena aku punya kewajiban memelihara keluargaku dari api neraka (QS At Tahrim : 6)

Aku Takut..
Jika apa yang aku dan keluargaku makan, terselip harta riba, hak fakir miskin dan anak yatim
Atau karena hartaku dan semua yang aku usahakan belum aku keluarkan haknya
Karena Kau telah mengharamkan riba untuk kami (QS Al Baqarah : 275)
Dan Engkau membenci perbuatan memakan harta anak yatim (QS : An Nisaa : 2)

Namun, aku rindu..
Rindu kasih sayangMu, rindu syurgaMu, rindu KeridhoanMu
Jadikanlah ketakutan ini tetap ada, jika bisa membuatku dekat denganMu
Hiasilah rasa takut ini dengan ketaatan padaMu
Agar kelak rasa takut ini menjadikan kami sebagai hambaMu yang bertaqwa

Divisi Tarqiyah Imaniyah PSDM ODOJ
DTI/21/26/03/2015
oaseodoj@gmail.com
[30/3 11:38] Odoj Achi Asri Nor Laila: 🏡OASE DAKWAH
Senin, 30 Maret 2015

Indahnya Bertasbih
Oleh: Rochma Yulika

“Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Sungguh, Dia Maha penerima taubat.” (An Nasr)

Bila HARAPAN tak seindah kenyataan, bersabarlah
Bila UJIAN tak mampu terlewatkan, bertawakallah
Bila KESULITAN tak segera terselesaikan, berdoalah
Bila COBAAN tak mampu terelakkan, berpasrahlah
Bila KEMUDAHAN senantiasa kita dapatkan, bersyukurlah
Dan bila KEBAHAGIAAN selalu ada, tersenyumlah
Semoga kita menjadi hamba-hamba yang selalu ISTIQAMAH

Hati kita tak mudah terasa SAKIT lantaran kita masih punya TAHMID
Hati kita tak mudah terasa PERIH lantaran kita masih punya TASBIH
Hati kita tak kan merasa TERKUCIL lantaran kita masih punya TAHLIL
Dan saat hati terasa GETIR masih ada TAKBIR
 
Bila ada BASMALAH semua masalah akan terasa MUDAH
Bila ada AL FATIHAH mengapa hati harus RESAH
Dan dengan AL QURAN adalah jalan keluar semua urusan
 
Tak ada UJIAN yg tak bisa terselesaikan bila semua kembali pada jalan KEBENARAN
Tetaplah tersenyum dalam menapaki kehidupan
Tetaplah Istiqamah hingga akhir perjalanan
Semoga kita semua berada dalam kebaikan hingga berjumpa dengan kematian

Selamat berjuang sahabat surgaku…
Semoga surga jadi tempat bersua bagi kita

Aamiin Ya mujibassailin

Divisi Tarqiyah Imaniyah PSDM ODOJ
DTI/22/30/3/2015
oaseodoj@gmail.com

By Tya Nurdina Posted in Uncategorized

Kisah Sepotong Kurma

KKI/06/IHQ-AHQ🌴/DK-ODOJ

🍪 Kisah Sepotong Kurma 🍪 

🍪🍰🍪🍰🍪🍰🍪🍰🍪

🍰USAI menunaikan ibadah haji, Ibrahim bin Adham rahimahullah berniat ziarah ke Masjid Al Aqsa. Untuk bekal di perjalanan, ia membeli 1 kg kurma dari pedagang tua di dekat masjidil Haram.

🍪Setelah kurma ditimbang dan dibungkus, Ibrahim melihat sebutir kurma tergeletak didekat timbangan. Menyangka kurma itu bagian dari yang ia beli, Ibrahim memungut dan memakannya. Setelah itu ia langsung berangkat menuju Al Aqsa. Empat Bulan kemudian, Ibrahim tiba di Al Aqsa. Seperti biasa, ia suka memilih sebuah tempat beribadah pada sebuah ruangan dibawah kubah Sakhra. Ia shalat dan berdoa khusuk sekali. Tiba tiba ia mendengar percakapan dua Malaikat tentang dirinya.

“Itu, Ibrahim bin Adham, ahli ibadah yang zuhud dan wara yang doanya selalu dikabulkan Allah SWT,” kata malaikat yang satu.

“Tetapi sekarang tidak lagi. doanya ditolak karena empat bulan yg lalu ia memakan sebutir kurma yang jatuh dari meja seorang pedagang tua di dekat mesjidil haram,” jawab malaikat yang satu lagi.

🍰Ibrahim bin adham terkejut sekali, ia terhenyak, jadi selama empat bulan ini ibadahnya, shalatnya, doanya dan mungkin amalan-amalan lainnya tidak diterima oleh Allah SWT gara- gara memakan sebutir kurma yang bukan haknya. “Astaghfirullahal adzhim,” Ibrahim beristighfar. Ia langsung berkemas untuk berangkat lagi ke Mekkah menemui pedagang tua penjual kurma.Untuk meminta dihalalkan sebutir kurma yang telah ditelannya.

🍪Begitu sampai di Mekkah ia langsung menuju tempat penjual kurma itu, tetapi ia tidak menemukan pedagang tua itu melainkan seorang anak muda. “Empat bulan yang lalu saya membeli kurma disini dari seorang pedagang tua. kemana ia sekarang ?” tanya ibrahim. “Sudah meninggal sebulan yang lalu, saya sekarang meneruskan pekerjaannya berdagang kurma” jawab anak muda itu.

“Innalillahi wa innailaihi roji’un, kalau begitu kepada siapa saya meminta penghalalan ?”. Lantas ibrahim menceritakan peristiwa yg dialaminya, anak muda itu mendengarkan penuh minat. “Nah, begitulah” kata ibrahim setelah bercerita, “Engkau sebagai ahli waris orangtua itu, maukah engkau menghalalkan sebutir kurma milik ayahmu yang terlanjur ku makan tanpaizinnya?”

“Bagi saya tidak masalah. Insya Allah saya halalkan. Tapi entah dengan saudara-saudara saya yang jumlahnya 11 orang. Saya tidak berani mengatas nama kan mereka karena mereka mempunyai hak waris sama dengan saya.”

🍰Ibrahim bertanya, “Dimana alamat saudara-saudaramu? biar saya temui mereka satu persatu.”
Setelah menerima alamat, ibrahim bin adham pergi menemui saudara-saudaranya yang lain. Biar berjauhan, akhirnya selesai juga. Semua setuju menghalakan sebutir kurma milik ayah mereka yang termakan oleh Ibrahim.

🍪Empat bulan kemudian, Ibrahim bin adham sudah berada dibawah kubah Sakhra. Tiba tiba ia mendengar dua malaikat yang dulu terdengar lagi bercakap cakap. “Itulah Ibrahim bin Adham yang doanya tertolak gara gara makan sebutir kurma milik orang lain.”

“O, tidak.., sekarang doanya sudah makbul lagi, ia telah mendapat penghalalan dari ahli waris pemilik kurma itu. Diri dan jiwa Ibrahim kini telah bersih kembali dari kotoran sebutir kurma yang haram karena masih milik orang lain. Sekarang ia sudah bebas.”Subhanallah…

(Sumber: Adakah Allah Selalu di Hatimu, Ust. Miftah Farid)

By Tya Nurdina Posted in Uncategorized

Wacana bermutu muslimah

[27/3 07:50] ‪+62 857-5958-4687‬: 🍄 WBM 🍄
〰〰〰〰
Wacana Bermutu bagi Muslimah 

WBM/13/AHQ-IHQ🌴/DK-ODOJ

⌚Dari Ustdz Haikal MIUMI PUSAT

🚏1. Saya sedang mengumpulkan informasi tentang gerakan syiah di Indonesia serta melakukan studi komparasi dengan beberapa negara yang telah jadi syiah.

🚏2. Negara² itu adalah Iraq, Libanon, Mesir, Suriah terakhir Yaman. Pola syiah sama di semua negara² di atas dan termasuk Indonesia target berikutnya.

🚏3. Syiah memulai dari pendidikan, yayasan, peringatan, lalu masuk kejajaran pemerintahan, partai, kabinet dan berakhir pada kudeta.

🚏4. Tentunya, salah satu strategi utamanya adalah pemutar-balikkan fakta sejarah melalui buku² dan kebohongan berita melalui sosmed & web.

🚏5. Proses rekrutmen untuk jadi syiah dilakukan dengan peringatan/pengajian.
Polanya adalah cinta Nabi & Ahlulbait. Sebuah cara tepat yang pasti diterima

🚏6. Cinta Nabi & Ahlulbait adalah WAJIB bagi semua muslim. Tak ada yang menolak. Kufur-lah orang yang menolak hal ini, inilah yang dijadikan pintu masuk.

🚏7. Ini terus digaungkan plus cerita kisah karbala yang telah menewaskan cucu² Nabi.
Kesedihan dibangun, asyura diagungkan, karbala disucikan

🚏8. Ketika emosional telah terbangun, maka kontranya adalah pelampiasan kebencian ditujukan kepada sahabat Nabi yang beda pendapat dengan Ali RA.

🚏9. Maka aplikasi kebencian itu terkejawantahkan kepada sunni yang telah ber-abad² tak bisa damai dengan syiah.

🚩Ironi! salah langkah, gagal paham

🚏10. Proses itulah yang tengah terjadi di Indonesia.
Dengan pola yang sama di beberapa negara tsb di atas, persis tengah terjadi di NKRI.
⚠Mengerikan.

🚏11. Minggu lalu kita membaca kerjasama antara universitas² dengan Iran makin gencar. ini dulu juga terjadi di negara² yang porak-poranda & jadi syiah.

🚏12. Sejak 10 tahun lalu, kita melihat yayasan² dan penerbit syiah muncul.
Ini dulu juga terjadi di negara² yang porak-poranda & jadi syiah

🚏13. Sejak 5 tahun terakhir ramai mahasiswa Indonesia yang Digratiskan untuk kuliah di Iran. ini dulu juga terjadi di negara² yang porak-poranda & jadi syiah

🚏14. Sejak awal kabinet ini, langkah & gerak syiah terlihat begitu massif, gencar dan terstruktur. tugas ulama sebagai benteng NKRI makin berat

🚏15. Tidak ada jalan lain selain ULAMA bersatu cegah tangkal makar ini bersama TNI, Polri, BNPT dan DPR.
Demi anak cucu yang hidup damai di NKRI

🚏16. Perhatikanlah beberapa orang yang akan gusar dan marah dengan kul-twit ini. Lalu segera mengcounter. itu sebuah tanda.

⭐Mari kita lihat.

 
Reposted by IHQ🌴
📚Menyampaikan dgn hati📚
[28/3 07:34] ‪+62 857-5958-4687‬: 🍄 WBM 🍄
〰〰〰〰
Wacana Bermutu bagi Muslimah 

WBM/14/AHQ-IHQ🌴/DK-ODOJ

🍒🍏 Doa Terbaik 🍏🍒

————————-
✨Penulis : Hamba Allah rohimahullah …

🌟Dahsyatnya Doa “Duduk Diantara Dua Sujud”🌟

🚦Ketika orang ditanya, “do’a apakah yang paling sering dibaca oleh seorang muslim ?”,

⚠Banyak yang menjawabnya dengan salah.

💈Begitu seringnya do’a itu dibaca, sehingga ketika sedang membaca do’a banyak yang tidak merasa berdo’a

🔋Padahal do’a itu sangat dahsyat, mencakup kebutuhan kita di dunia dan akhirat.

⌚Dan dibaca minimal 17 kali setiap hari.
marilah kita renungi maknanya :

💬💭RABIGHFIRLII, Wahai Tuhan ampunilah dosaku.

🎥 Dosa adalah beban, yang menyebabkan kita berat melangkah menuju ke ridha Allah. Dosa adalah kotoran hati yang membuat hati kelam sehingga hati kita merasa berat untuk melakukan kebaikan.

🎥WARHAMNII, Sayangilah diriku. Kalau kita disayang Alllah, hidup akan terasa nyaman, karena dengan kasih sayang akan dapat dicapai semua cita2.

📹Dengan kasih sayang Allah nafsu kita akan terbimbing.

📹WAJBURNII, Tutuplah segala kekuranganku. Banyak sekali kekurangan kita, kurang syukur, kurang sabar, kurang bisa menerima kenyataan, mudah marah, pendendam dll.

📦 Kalau kekurangan kita ditutup/diperbaiki Allah, maka kita akan menjadi manusia sebenarnya.

📹WARFA’NII, Tinggikanlah derajatku. Kalau Allah sudah meninggikan derajat kita, maka pasti tidak ada manusia yang bisa menghinakan kita.

📹 WARZUQNII, Berikanlah aku rizki, sebagai hamba Allah kita membutuhkan rizki.

📖Allah mampu mendatangkan rizki dari arah yang tak terduga dan tanpa perhitungan.

📹 WAHDINI, Berikanlah aku petunjuk/bimbinglah aku ke jalan kebahagiaan. Kita tidak hanya minta petunjuk/hidayah yang berkaitan dengan agama. Tetapi kita juga minta petunjuk agar terhindar dari mengambil keputusan yang salah.

📹WA’AAFINII, Berikanlah aku kesehatan. Apabila kita sehat kita bisa menambah kebaikan dan manfaat serta tidak menjadi beban orang lain.

❗ “Health is not everything, but without health everything is nothing.”

📹 WA’FUANNII, Aku mohon agar kesalahanku dihapus dari catatan.

🌞Kita awali do’a ini dengan mohon ampun dan kita akhiri dengan permohonan agar catatan dosa kita dihapus.

💈Sehingga kita benar-benar bersih dari dosa seperti bayi yang baru lahir.

📖Allah memerintahkan kita untuk membaca do’a itu, Rasulullah mencontohkan kepada kita, menurut logika do’a tersebut pasti terkabul, kecuali dari hati yg lalai dari apa yg disebutkan lisannya (jauh dari khusyuk)

👑Semoga kita tidak termasuk orang2 yang lalai..

✨ Amiin ya rabb

🐝🌻🌸🐝🌻🌸🐝🌻🌸🌻🐝
 
Reposted by IHQ🌴
📚Menyampaikan dgn hati📚
[28/3 14:48] ‪+62 813-2983-0339‬: 📝✏📝✏📝✏📝✏📝

📝✏📝✏📝✏📝✏📝

By Tya Nurdina Posted in Uncategorized

Selaksa rasa

Ini tentang selaksa rasa

Yang berbahasa dalam jiwa

Yang menggetarkan sukma

Yang menerjemah makna

Makna dari selaksa rasa yang luar biasa

selaksa rasa itu menghujam menyiksa

karena tiba bukan pada saatnya

Ya.. Selaksa rasa yang belum saatnya,

Kan ku biarkan rinai gerimis menyapunya,

Deras hujan menguyurnya,

Angin kencang menerbangkannya,

Sehingga kau terhapus dan menghilang dalam laju masa,

jika telah saatnya, pelangi akan tiba.

pelangi hati dalam secercah cahaya mentari,

pelangi itu adalah kau,

kau sang pembawa selaksa rasa yang tertulis dalam catatan Illahi.

R_A’”

(Banjarmasin, 17 januari 2015)

note: tadinya puisi ini akan diikutkan even dengan tema cinta dan hujan, tapi saya malah lupa siapa yg buat event  & deadlinenya udah keburu lewat 😀

Jogja itu … (tempat-tempat yang menyimpan cerita berkesan untukku)

Jogja itu PPS UNY karena INIlah alasan utama aku melangkahkan kaki di JOgja.

Jogja itu Nar Pace (Narada 4c) karena disini aku belajar banyak tentang kehidupan, mandiri, saling berbagi, dan toleransi. Narpache bagai replika Indonesia.

Jogja itu gedung PP muhammadiyah, bukti eksistensi sebagai warga Muhammadiyah 😀

Jogja itu masjid Nurul Ashri, disini ku temukan semangat untuk semakin cinta islam & Alqur’an

Jogja itu rumah tahfiz non mukim, tempat yang memupuk semangat untuk semakin cinta dan dekat dengan Al Quran.

Jogja itu mesjid Mujahidin, masjid yang menjadi tumpuan, memberi kedamaian jiwa dan tempat masalah terselesaikan.

Jogja itu maskam UGM, masjid luar biasa, tempat menimba ilmu dan islam dari tokoh-tokoh yang luar biasa

Jogja itu masjid mardiyah, masjid sederhana namun disanalah taman ilmu berada.

Jogja itu GOR UNY, tempat diselenggarakannya JIBF ( Jogja Islamic Book Fair) yang selalu ku rindu dan tempat peresmian sebuah gelar yang harus dipertanggungjawabkan, it’s more than just a degree.

Jogja itu halaman basemen gedung baru PPS UNY, tempat kita terakhir kali bertemu dan kau telah membuat tanda tanya besar di benakku, menggantung tak berjawab. 😀

Begitu banyak kenangan tentang Jogja, yang tak dapat kueja..

The Road to The Empire & Reinkarnasi, Gramedia Veteran Banjarmasin : best seller & sold out!

kenangan yang membangkitkan semangat untuk kembali menulis…

Journey of Sinta Yudisia

       

            Alhamdulillah, berkesempatan untuk bertemu dengan banyak orang dalam perjalanan ke Banjarmasin. Ada adik2 FLP yang luarbiasa semangat dan cita-citanya. adik2 FLP yang menjamu tamu dengan kesungguhan (semoga barakah ya dek….), ada mas Khalid MMU Banjarmasin yang rajin membantuku selama promosi buku di sana.

            Bertemu dengan para blogger yang mengkritikku habis-habisan J

            Apapun itu, kucatata sebagai kenangan indah perjalanan bedah bukuku.

            Pertanyaan-pertanyaan itu pasti bermanfaat buat banyak orang yang punya uneg-uneg serupa tapi barangkali sungkan mengungkapkannya : ^_^

View original post 1,030 more words

By Tya Nurdina Posted in Uncategorized

PERANGKAT PEMBELAJARAN BANGUN RUANG UNTUK MENGEMBANGKAN KARAKTER SISWA SMP SMP

  COVER

  1. Latar Belakang

Pendidikan nasional bertujuan untuk membangun landasan bagi berkembangnya potensi siswa agar menjadi manusia yang memiliki kemampuan kognitif, psikomotorik dan afektif. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Penyelenggaraan Pendidikan pada Pasal 17 Ayat (3) menyebutkan bahwa pendidikan dasar, termasuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) bertujuan membangun landasan bagi berkembangnya potensi siswa agar menjadi manusia yang (a) beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; (b) berakhlak mulia, dan berkepribadian luhur; (c) berilmu, cakap, kritis, kreatif, dan inovatif; (d) sehat, mandiri, dan percaya diri; (e) toleran, peka sosial, demokratis, dan bertanggung jawab. (Kemdiknas, 2010a:2). Hal ini diperkuat dengan permendiknas No.68 tahun 2013 tentang standar proses yang menyebutkan bahwa kompetensi inti meliputi menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya, menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya, memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata, mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori. Berdasarkan Peraturan pemerintah tersebut dapat disimpulkan bahwa tujan pendidikan dalam setiap jenjang, termasuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), tidak hanya mengutamakan kemampuan  kognitif                                      saja, tetapi juga bertujuan untuk mengembangkan karakter siswa. Goleman (2000, 44) menyatakan bahwa kesuksesan seseorang ditentukan oleh 20% Intelligence Quotient dan 80% oleh faktor-faktor lain. Faktor-faktor lain tersebut salah satunya adalah Emotional Question. Fakta dari penelitian tersebut dapat dijadikan acuan sebagai motivasi untuk para pelajar Indonesia agar tidak hanya mementingkan kemampuan akademik saja, tetapi juga berupaya untuk mengembangkan kecerdasan emosi dalam hal ini berkaitan dengan cara bersikap dan karakter yang dimiliki. Namun, apabila kita menilik fakta yang terjadi di Indonesia, sangat disayangkan bahwa kecerdasan emosi, moral dan karakter  para pelajar Indonesia saat ini cenderung merosot. Dengan demikian, pembelajaran di sekolah hendaknya dapat membina akhlak dan dapat mengembangkan karakter, sikap serta kemampuan seseorang untuk mengendalikan emosi melalui pendidikan karakter. Pendidikan karakter (Kemdiknas 2010a:13) adalah segala sesuatu yang dilakukan guru, yang mampu mempengaruhi karakter peserta didik. Guru membantu membentuk watak peserta didik. Hal ini mencakup keteladanan bagaimana perilaku guru, cara guru berbicara atau menyampaikan materi, bagaimana guru bertoleransi, dan berbagai hal terkait lainnya. Oleh sebab itu, diperlukan usaha dari para pendidik untuk menyusun pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada ranah kognitif tetapi juga dapat mengembangkan karakter siswa. Dengan demikian, siswa tidak hanya mendapatkan materi pelajaran, tetapi juga mendapatkan pembinaan kepribadian dan karakter dari guru ketika proses pembelajaran di sekolah. Pembelajaran yang dapat mengembangkan karakter siswa ini tidak harus diberikan dalam mata pelajaran khusus pendidikan karakter, tetapi dapat diintegrasikan dengan mata pelajaran lain, seperti matematika.  Pembelajaran matematika di sekolah tidak hanya bertujuan untuk menjelaskan konsep-konsep matematika saja, tetapi dengan belajar matematika diharapkan siswa tidak hanya cerdas dalam segi kognitif tetanpi juga memiliki sikap dan kepribadian yang sejalan dengan nilai-nilai yag terkandung dalam pembelajaran matematika. Nilai-nilai karakter yang dapat dikembangkan dalam pembelajaran sangat banyak, diantaranya adalah nilai karakter yang tercantum dalam pedoman pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas, 2010b: 9-10). Pedoman ini menyatakan bahwa ada 18 macam nilai-nilai yang perlu dikembangkan dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa sebagai berikut: religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial dan tanggung jawab. Selanjutnya Stevenson (2006: iii) mendiskripsikan 50 karakter penting yang harus dimiliki siswa dalam berinteraksi di sekolah, rumah dan kehidupan. Karakter-karakter tersebut meliputi peduli (caring), kerja keras (hard working), kerja sama (cooperative) dan rasa ingin tahu (Inquisitive), adil (fair), percaya diri (self confidence), jujur (honest) dan sebagainya. Dari berbagai nilai karakter tersebut, dalam perangkat pembelajaran ini akan dikembangkan 4 nilai karakter yaitu kerja keras, kerja sama, rasa ingin tahu dan peduli. Kerja keras merupakan salah satu  karakter utama yang dapat dikembangkan dalam pembelajaran matematika (Kemdiknas, 2010a: 11). Kerja keras adalah perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya (Kemdiknas, 2010a, p.7), meliputi inisiatif dan rajin (Lickona, 2004: 10). Indikator kerja keras yang digunakan dalam penelitian ini adalah menyelesaikan semua tugas dengan  baik dan tepat waktu, tidak mudah menyerah dalam menghadapi masalah (Kemdiknas, 2010a: 7), memiliki inisiatif dan rajin dalam mengerjakan tugas. Kerja sama adalah bekerja dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama (McElmeel, 2002: 197; Stevenson, 2006: 61), tidak fokus pada kebutuhan sendiri, sebaliknya fokus pada kebutuhan kelompok, mencari cara untuk menyelesaikan perbedaan dengan orang lain, jangan bertengkar dengan orang lain, cari hal-hal yang memiliki kesamaan dan mendorong orang untuk bekerja sama guna mencapai hal-hal besar (Stevenson, 2006: 61). Welty (2009: 13), menjelaskan tentang manfaat bekerja dengan tim (bekerja sama) dijabarkan tepat di huruf yang membentuk kata: TEAM (Together Everyone Achieves More) bersama setiap orang akan mendapat lebih banyak. Bekerja sama dapat menyelesaikan banyak hal dari pada hanya bekerja seorang diri, inilah yang disebut sebagai inti dari kerja sama. Indikator kerja sama dalam penelitian ini adalah bertindak bersama (berpartisipasi) untuk mencapai tujan bersama, mencari solusi untuk menyelesaikan perbedaan dan fokus pada kebutuhan bersama. Rasa ingin tahu merupakan salah satu  karakter utama yang dapat dikembangkan dalam pembelajaran matematika (Kemdiknas, 2010a: 11). Rasa ingin tahu adalah sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar (Kemdiknas, 2010a: 12-15; McElmeel, 2002: 51; Stevenson, 2006: 174), keinginan untuk belajar, bereksplorasi, dan menyelidiki (McElmeel, 2002: 51), tidak takut untuk mengajukan pertanyaan, dan mencoba sesuatu yang baru (Stevenson, 2006: 174). Berdasarkan penjelasan berbagai ahli tersebut maka indikator rasa ingin tahu yang digunakan dalam penelitian ini adalah mencari masalah yang lebih menantang, aktif dalam mencari informasi (Kemdiknas, 2010a: 12-15) dan mengeksplorasi (menemukan hal baru).          Peduli merupakan salah satu karakter pokok yang dapat dikembangkan dalam pembelajaran matematika (Kemdiknas, 2010a: 12). Peduli terbagi menjadi 2 yaitu peduli sosial dan peduli lingkungan, peduli sosial adalah sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan Kemdiknas (2010a: 10; Muin (2011: 231). bertindak dengan kasih sayang, perhatian, (McElmeel, 2002: 1), sifat yang membuat pelakunya merasakan apa yang dirasakan orang lain (Muin, 2011: 231; McElmeel, 2002: 1). Sedangkan, peduli lingkungan adalah sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaikik erusakan alam yang sudah terjadi. Indikator peduli yang digunakan dalam penelitian ini adalah merasakan apa yang dirasakan orang lain, membantu teman lain  menyelesaikan masalah dalam pembelajaran (kemdiknas, 2010a:15) dan perhatian terhadap lingkungan. Dengan demikian, diperlukan pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan yang dapat mendukung pengembangan keempat nilai karakter tersebut. Salah satu pendekatan pembelajaran yang dapat mengembangkan karakter siswa adalah pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning). Johnson (2009: 67) mendefinisikan Pendekatan Kontekstual sebagai sebuah proses pendidikan yang bertujuan menolong para siswa melihat makna di dalam materi akademik yang mereka pelajari dengan cara menghubungkan subjek-subjek akademik dengan konteks dalam kehidupan keseharian siswa, yaitu dengan konteks keadaan pribadi, sosial, dan budaya siswa. Pendekatan kontekstual mempunyai tujuh komponen utama, yakni konstruktivisme (constructivism), penemuan (inquiry), bertanya (questioning), masyarakat belajar (learning community), pemodelan (modeling), refleksi (reflection), dan penilaian yang sebenarnya (authentic assessment).  Pembelajaran matematika yang memuat  komponen-komponen tersebut dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan nilai-nilai karakter seperti rasa ingin tahu, kerja keras, kerja sama dan peduli. Nilai karakter kerja keras dapat dikembangkan melalui komponen constructivism, inquiry dan authentic assessment. Nilai Karakter rasa ingin tahu dapat dikembangkan melalui komponen inquiry, modeling dan questioning. Nilai karakter kerja sama dapat dikembangkan melalui komponen Learning Community. Nilai Karakter peduli dapat dikembangkan melalui komponen inquiry, modeling dan learning Community (kemdiknas, 2010c, 39). Berdasarkan penjelasan di atas pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual dapat digunakan sebagai sarana untuk mengembangkan karakter siswa SMP. Geometri merupakan salah satu standar kompetensi penting dalam pembelajaran matematika SMP. Pembelajaran geometri dapat dikaitkan langsung dengan kehidupan sehari-hari. Bentuk-bentuk bangun ruang atau bangun datar yang sering dilihat dan digunakan sehari-hari dapat dijadikan media untuk pembelajaran. Misalnya, guru dapat menggunakan kotak pasta gigi untuk menjelaskan konsep jaring-jaring bangun ruang. Dengan demikian, ketika pembelajaran dapat dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari diharapkan siswa dapat memahami konsep yang diajarkan dengan baik.

  1. Spesifikasi Perangkat Pembelajaran

Perangkat pembelajaran bangun ruang ini terdiri dari Silabus, RPP, LKS dan TPB untuk materi ajar Bangun Ruang Sisi Datar (kelas VIII) dan Bangun Ruang Sisi Lengkung (kelas IX). Pendekatan pembelajaran yang digunakan adalah Pendekatan kontekstual.  Berikut dijelaskan desain dari masing-masing produk yang dikembangkan:

  • Silabus

Silabus yag dikembangkan merupakan  ikhtisar materi bangun ruang dengan standar kompetensi memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas, dan bagian-bagiannya, serta menentukan ukurannya (SK 5 kelas VIII) dan memahami sifat-sifat tabung, kerucut dan bola, serta menentukan ukurannya yang disusun secara sistematik (SK 2 kelas IX)). Masing-masing standar kompetensi dari silabus yang dikembangkan memuat 3 kompetensi  dasar, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, alokasi waktu, sumber belajar, dan nilai-nilai karakter yang dikembangkan dalam kegiatan pembelajaran.

  • Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) tersebut merupakan penjabaran dari silabus.  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dikembangkan dengan mengacu pada permen Diknas nomor 42 tahun 2007 tentang Standar Proses, memuat komponen standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi ajar, alokasi waktu, metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran, alat dan sumber belajat serta penilaian hasil belajar. RPP materi pokok bangun ruang yang didesain merupakan rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran dengan 2 standar kompetensi yaitu memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas, dan bagian-bagiannya, serta menentukan ukurannya dan  memahami sifat-sifat tabung, kerucut dan bola, serta menentukan ukurannya yang disusun secara sistematik. Masing-masing standar kompetensi terdiri dari tiga kompetensi dasar. Menurut Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), satu RPP dirancang untuk satu kompetensi dasar. Proses pembelajaran yang dilaksanakan utamanya terfokus pada upaya penanaman nilai-nilai karakter dalam pembelajaran kontekstual yang terdiri dari 3 buah RPP untuk masing-masing standar kompetensi yang akan dikembangkan. Rancangan pembelajaran dengan pendekatan kontekstual yang dapat mengembangkan karakter siswa dalam penelitian ini mengakomodasi 7 komponen utama  dalam pembelajaran kontekstual, yang terangkum dalam 3 tahap kegiatan yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Selain itu, dalam rencana pembelajaran juga dirancang bagaimana mengintegrasikan pendidikan karakter dalam rangkaian pembelajaran. Adapun langkah-langkah dalam setiap kegiatan akan diuraikan sebagai berikut.

  1. Kegiatan pendahuluan, kegiatan ini meliputi motivasi seperti menjelaskan keterkaitan konsep yang akan dipelajari dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan motivasi dapat memancing rasa ingin tahu siswa, permasalahan yang dijadikan sarana motivasi dapat dikaitkan pula dengan nilai karakter lain, misalnya motivasi siswa dapat diakitkan dengan bencana alam atau belajar dengan menggunakan barang-barang bekas untuk menanamkan kepedulian siswa terhadap sosial dan lingkungan, menyampaikan tujuan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran yang akan diikuti siswa, nilai-nilai karakter yang akan dikembangkan dalam pembelajaran dan apersepsi yaitu mengaitkan konsep yang akan dipelajari siswa dengan konsep sebelumnya.
  2. Kegiatan inti, pada bagian ini tercermin implementasi dari ketujuh komponen pendekatan kontekstual dan pengintegrasiannya dengan nilai-nilai karakter siswa yang meliputi kerja keras, kerja sama, peduli dan rasa ingin tahu. Kegiatan ini meliputi guru memancing rasa ingin tahu siswa dengan pertanyaan atau masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari (constructivism, questioning, rasa ingin tahu), pengorganisasian siswa dalam kelompok yang heterogen, siswa mengerjakan LKS secara berkelompok. Siswa yang telah memahami materi yang diajarkan dapat mengajari temannya yang belum mengerti (Learning Community). Dengan melakukan kegiatan pada LKS diharapkan siswa dapat menemukan sendiri konsep yang akan dipelajari (Inquiry, kerja keras, kerja sama dan rasa ingin tahu.). Siswa diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusinya (modeling), kemudian siswa dari kelompok lain diberi kesempatan untuk menanggapi dan bertanya (questioning, rasa ingin tahu). Siswa bersama-sama guru membahas hasil presentasi dan memperbaikinya jika masih ada kesalahan (reflecting). Selama proses pembelajaran guru berperan sebagai fasilitator, memberikan arahan yang diperlukan dan menanamkan nilai-nilai karakter melalui pesan-pesan yang disampaikan dalam pembelajaran.
  3. Kegiatan penutup, kegiatan ini meliputi guru memberikan kesempatan bertanya tentang materi yang belum dipahami berkaitan dengan pelajaran yang baru saja dipelajari (questioning), guru bersama-sama dengan siswa membuat simpulan tentang materi hari ini dan menggali nilai karater yang telah dipelajari selama proses pembelajaran (reflecting). Guru mengevaluasi hasil belajar individu   dengan   memberikan   kuis atau

pekerjaan rumah untuk dikerjakan secara individu (Authentic Assesment). Dalam kegiatan penutup ini, guru juga memotivasi siswa untuk mengembangkan rasa ingin tahu dengan mempelajari pelajaran yang akan datang. 3)  Lembar kegiatan Siswa (LKS) Lembar kegiatan siswa  berisi materi bangun ruang yang dituangkan dengan beracuan pada pembelajaran kontekstual dan upaya penanaman nilai-nilai karakter dalam pembelajaran. Struktur LKS terdiri dari judul,  kompetesi dasar, indikator, petunjuk belajar, informasi pendukung,  langkah-langkah kerja dan tugas-tugas. LKS dibuat untuk dua standar kompetensi yang masing-masingnya terdiri dari tiga kompetensi dasar. LKS yang dibuat sebanyak 13 buah untuk 13 pertemuan yang terdiri dari 8 LKS Bangun Ruang Sisi Datar dan 5 LKS bangun ruang sisi lengkung. Petunjuk pengerjaan pada LKS disesuaikan dengan pengembangan karakter kerja keras, kerja sama, rasa ingin tahu dan peduli. Selanjutnya, masalah, gambar dan ilutrasi mengenai materi yang akan diajarkan disesuaikan dengan konteks dunia nyata dan  dikaitkan dengan pengembangan nilai karakter misalnya bentuk balok yang dicontohkan oleh kotak sampah dapat dikaitkan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, pada LKS diberikan pula kata-kata motivasi yang sesuai untuk mengembangkan karakter kerja keras, kerja sama dan rasa ingin tahu. 4) Tes Prestasi Belajar (TPB) Tes Prestasi Belajar didesain dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana pencapaian kompetensi siswa terhadap materi yang telah dipelajari. TPB materi bangun ruang yang dikembangkan berisi soal-soal  yang mengacu pada 2 standar kompetensi yaitu memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas, dan bagian-bagiannya, serta menentukan ukurannya dan  memahami sifat-sifat tabung, kerucut dan bola, serta menentukan ukurannya yang disusun secara sistematik. Dengan demikian, TPB yang dikembangkan terdiri dari 2 materi yaitu bangun ruang sisi datar dan bangun ruang sisi lengkung. TPB bangun ruang sisi datar terdiri dari 20 soal pilihan ganda dan 5 soal uraian, sedangkan TPB soal bangun ruang sisi lengkung terdiri dari 15 soal pilihan ganda dan 5 soal uraian.  

  1. Pemanfaatan Produk

Perangkat pembelajaran bangun ruang dengan pendekatan kontekstual untuk mengembangkan karakter siswa SMP, meliputi silabus, RPP, dan LKS yang valid, praktis, dan efektif, serta TPB yang valid, praktis, dan reliabel. Hasil validasi ahli Pendidikan Matematika UNY menyatakan bahwa produk mencapai kategori valid. Hasil pengisian angket penilaian kepraktisan oleh guru menunjukkan bahwa produk mencapai kategori sangat praktis, hasil pengisian angket penilaian kepraktisan oleh siswa menunjukkan bahwa produk mencapai kategori praktis, dan hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran menunjukkan bahwa persentase minimal keterlaksanaan pembelajaran adalah 84,2% dan maksimal adalah 100%. Keefektifan produk terlihat dari hasil TPB dan angket karakter siswa. Hasil TPB menunjukkan bahwa persentase siswa yang mencapai KKM adalah 82,35% untuk SMP Negeri 6 Yogyakarta dan 79,41% untuk siswa SMP Negeri 7 Yogyakarta, kemudian hasil pengisian angket karakter siswa menunjukkan bahwa persentase karakter siswa yang mencapai tinggi dan sangat tinggi untuk kedua sekolah telah  mencapai lebih dari 80%. Produk ini dapat diaplikasikan untuk siswa dengan kemampuan kognitif rendah, sedang maupun tinggi. Produk ini dikhususkan untuk pembelajaran materi bangun ruang SMP kelas VIII (Bangun Ruang Sisi datar) dan kelas IX (Bangun Ruang Sisi Lengkung). Selanjutnya, untuk materi yang lain, guru dapat mengadaptasi perangkat pembelajaran ini sebagai acuan.

silabus brsd RPP BRSD LKS BRSD  kisi-kisi &TPB BRSD

silabus brsl RPP BRSL LKS BRSL kisi-kisi & TPB BRSL

Salam Keteguhan

semoga Allah selalu memberikan keteguhan dan melimpahkan rahmatnya untuk beliau..

Blog Rahmatya Nurmeidina

Ding, kenapa belum tulak?” tanyaku pada adikku yang masih berdiri di teras rumah. Padahal dia sudah lama rapi dengan seragam SD nya.

“Tika kada wani, keluar pagar, Tika handak diantarkan Ka Tina aja ke sekolah nya.” kata adikku itu sambil pandangannya mengarah ke sosok perempuan seusia ibu kami, yang berdiri di depan pagar rumah, tangan dan badannya bergoyang-goyang, mulutnya komat-kamit berkata-kata, entah apa yang dikatakannya.

Aku teringat, dulu ketika Aluh mengamuk dan melemparkan kayu ke arah Tika, syukurlah meleset, dan Tika sampai sekarang masih trauma bila berpapasan dengan Aluh sendirian.

Ayuja, hadangi kaka” aku segera bersiap-siap dan mengantarkan adikku ke sekolah.

Setelah mengantarkan Tika, Aluh masih di depan pagar, aku memandang ke arahnya dan tersenyum ingin menyapanya, tapi ia tetap sibuk dengan dunianya sendiri. Aku masuk ke halaman dan ingin menyapu. Ketika masih menyapu, dari kejauhan aku lihat Nini Aminah berjalan tergesa-tergesa, ia menghampiri Aluh…

View original post 982 more words

By Tya Nurdina Posted in Uncategorized

Kemampuan Komunikasi Siswa dalam Matematika

 

  1. A.    Pendahuluan

Standar utama dalam pembelajaran matematika yang termuat dalam Standar National Council of Teachers of Mathematics (NCTM) (2000)  yaitu kemampuan pemecahan masalah (problem solving), kemampuan komunikasi (communication), kemampuan koneksi (connection), kemampuan penalaran (reasoning), dan kemampuan representasi (representation). Kelima standar tersebut mempunyai peranan penting dalam kurikulum matematika. Selain itu, Standar Isi Permendiknas no.22 tahun 2006 menyatakan bahwa mata pelajaran matematika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut. 1) Memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antar konsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma secara luwes, akurat, efisien, dan tepat dalam pemecahan masalah. 2) Menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika. 3) Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh. 4) Mengkomunikasikan gagasan dengan symbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah. 5) Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah

Komunikasi matematika merupakan proses esensial pembelajaran matematika  karena melalui komunikasi, siswa  merenungkan, memperjelas dan memperluas ide dan pemahaman mereka tentang hubungan dan argumen matematika. (Ontario Ministry of Education, 2005)

Komunikasi menjadi bagian yang esensial dari matematika dan pendidikan matematika. Komunikasi adalah cara untuk berbagi (sharing) gagasan dan mengklarifikasi pemahaman. Melalui komunikasi, gagasan-gagasan menjadi objek-objek refleksi, penghalusan, diskusi, dan perombakan. Proses komunikasi juga membantu membangun makna dan kelanggengan untuk gagasan-gagasan, serta juga menjadikan gagasan-gagasan itu diketahui publik (NCTM, 2000).

Kategori Komunikasi Matematika menurut Ontario Ministry of Education (2005) adalah ekspresi dan organisasi ide-ide dan berpikir (matematika misalnya, kejelasan,  ekspresi, organisasi, logis), dengan menggunakan  lisan, visual, dan ditulis bentuk (misalnya, Picto-Material, grafis, dinamis, numerik, aljabar bentuk, material konstruktif); komunikasi untuk audiens yang berbeda (Misalnya, teman sebaya, guru) dan tujuan (Misalnya, untuk menyajikan data, membenarkan solusi, mengungkapkan argumen matematika secara lisan, visual, dan tertulis bentuk);  penggunaan konvensi, kosa kata dan terminologi disiplin (misalnya, istilah, simbol) dalam bentuk lisan, visual, dan ditulis. Selain itu, standar kemampuan komunikasi matematik menurut NCTM harus memungkinkan semua siswa untuk :  mengatur dan menggabungkan pemikiran matematis mereka melalui komunikasi;  mengkomunikasikan pemikiran matematika mereka secara koheren dan jelas kepada teman, guru dan orang lain; menganalisa dan menilai pemikiran dan strategi matematis orang lain; sera menggunakan bahasa matematika untuk menyatakan ide matematika dengan tepat.

Continue reading